Tetap Ceria
Dengan Nuansa yang Berbeda

Malam tahun
baru? Pastinya semua masyarakat diseluruh belahan dunia sangat menunggu-nunggu moment
seru ini. Berbagai macam cara digelar semenarik dan semeriah mungkin dalam
menyambut pergantian tahun. Dengan berhias cahaya warna-warni dari kembang api
dan juga teriakan suara terompet, menandakan berakhirnya tahun 2012 dan
berganti sapaan hangat diawal tahun
2013.
Jika
kebanyakan orang merayakan malam pergantian tahun dengan berjalan-jalan
keliling kota sambil meniupkan terompet, berbeda dengan yang dilakukan oleh
para anggota KARANG TARUNA Unit RW 21 Kelurahan Abadijaya, kota Depok. Dimalam
pergantian tahun 2012 ke tahun 2013 Karang Taruna unit RW21 mengadakan syukuran
yang berlokasi diwilayah RW21.
Acara
yang dihadiri oleh para anggota Karang Taruna dan seluruh elemen masyarakat
se-RW 21, mulai dari para ketua RT, ketua RW, para tokoh agama, juga dihadiri
oleh pengurus FK LPM tingkat kelurahan Abadijaya dan kecamatan Sukmajaya ini
berlangsung tidak kalah meriah. Diawali dengan pembacaan Ahli kubur dan doa
Awal tahun semua peserta yang hadir terlihat khusyu memohon keberkahan ditahun
2013.
Nuansa
kebersamaan tidak luput mengiringi makan malam bersama, suasana keakraban
terjalin bahkan sampai acara penyampaian program kerja yang telah diputuskan pada Rapat kerja yang
dilakukan pada tanggal 15 Desember 2012.
Ciri
budaya demokrasi juga terasa pada acara malam itu, saat beberapa pertanyaan
serta saran dan kritik diajukan oleh para peserta rapat. Dalam rapat special
malam itu juga dihasilkan point-point seperti, ditingkatkannya kedisiplinan
anggota, persiapan anggaran untuk program kerja secara rinci melalui rapat
anggaran, harus ada laporan setiap kegiatan yang dilakukan, membuat dan
memiliki data base warga se RW 21, selalu menjaga silaturahmi dan selalu
berkoordinasi dengan senior, serta diharapkan menjadi manusia yang madani dan
mandiri.
Dari
point-point yang dihasilkan diharapkan Karang Taruna unit RW21 bisa eksis dan
professional dalam mengemban tugasnya dalam lingkup social masyarakat. rizki
Tidak ada komentar:
Posting Komentar